amanpalestin

Dijemput Klik Andai Berkenan ;)

Friday, June 10, 2011

Tutup

Dingin malam
Menyentuh kulitku
Hati yang kelam
Terus membeku
Muramnya senyuman kamu

Tidak pernah kurasa
Malam terlalu dingin
Sesejuk salji hatiku
Yang kian tutup menyendiri

Pedihnya hati ini berbicara
Bertanya siapa apa yang telah terjadi
Berubah semuanya
Musnah impian
Yang selama ini kita impikan
Pabila melihat kamu pergi

Kau pergi
Melafazkan kata-kata bisa
Menusuk jiwa yang selama ini
Terbuka hanya untukmu

Maaf mama
Maaf papa
Hatiku ditutup dengan kunci bisa
Tak rela didustai
Lagi

Saje je nak tulis ayat-ayat pedih. Tetibe dapat ilham pula. Tak ada kena-mengena dengan sesiapa pun. hehe.

1 comment:

Suhami Ahmad said...

pedihnya jika ditinggalkan dan remuknya jika terpaksa meninggalkan...